about me..
Thoth (August 29 - September 27) Thoth is the god of learning. Those born under this sign are typically accurate and capable problem-solvers and excellent organizers as well.
However, they would give up anything in return for a better offer.
Strengths: seasoned and original.
Weaknesses: rash, impatient and self-rigorous
|
 |
May 17, 2009
EPISODE II: get me out of here please
Setiap manusia bertanggung jawab atas hidupnya sendiri
Setuju sama kalimat diatas?? Sebuah teori di ilmu psikologi menjelaskan tentang bagaimana seseorang memandang segala sesuatu yang terjadi pada dirinya. Teori itu disebut teori Locus of Control. Ada penjelasan panjang dibalik teori itu, tapi sebaiknya penjelasan itu untuk konsumsi mahasiswa psikologi saja ya (dengan kata lain, males jelasinnya..), but to make it short, teori ini menjelaskan bahwa manusia terbagi jadi dua berdasarkan kekuatan yang dia percayai dapat mengontrol hal - hal yang terjadi dalam hidupnya. Locus of control internal dan Locus of control external. Apa bedanya?
Orang dengan locus of control internal percaya bahwa semua hal yang terjadi pada dirinya adalah hasil kerja keras dan usahanya sendiri. Kegagalanpun dimaknai sebagai kesalahan yang ia buat sendiri.
Orang dengan locus of control external sangat percaya bahwa semua hal yang terjadi pada dirinya disebabkan oleh hal - hal diluar dirinya seperti kekuatan nasib, takdir, suratan dan sejenisnya. Untuk orang - orang ini, usaha dan kerja keras tidak akan ada gunanya, karena segala sesuatu pada dasarnya sudah digariskan oleh sang Kuasa
Kesimpulan mudah sekali ditarik (kenapa ya disebut "penarikan kesimpulan?" apakah karena dalam prosesnya fakta "ditarik - tarik" sampe berbusa seperti proses pembuatan teh tarik??) Kalimat pembuka diatas merupakan kalimat yang akan dikeluarkan orang dengan locus of control.. external (cuma ngetes aja, kalo anda tidak protes, artinya anda tidak mengerti dan perlu membaca ulang penjelasan teori diatas.. yang benar adalah kalimat pembuka = locus of control internal)
Saya sendiri percaya bahwa saya adalah orang dengan locus of control internal. setidaknya, hasil psikotes saya menyatakan demikian (kalau anda berminat untuk ditest juga, silahkan hubungi saya..). Namun, banyak kejadian dalam hidup saya yang membuat saya menjadi meragukan kekuatan diri untuk mengontrol hidup saya sendiri.
Salah satu contohnya adalah saat berhubungan dengan kehidupan cinta (Cie..). When it comes to create, manage and terminate a relationship, it always takes two to tango. Itu berarti ada hal - hal lain (a.k.a orang lain) diluar diri saya yang juga berperan untuk menentukan apa yang akan terjadi pada saya.
Saat ini, saya sedang berada dalam sebuah hubungan yang sangat ingin saya akhiri. Sebuah hubungan yang sebenarnya saya pertanyakan "is it really a relationship from the beginning?". Namun ketika 'dia' tidak juga pergi dari kepala dan hidup saya, ketika 'dia' mempengaruhi banyak keputusan besar saya, maka meminjam istilah dari sahabat saya, Dora, "apa namanya itu apabila tidak mau disebut sebuah hubungan?"
Sebagai seseorang dengan locus of control internal, seharusnya saya bisa menghentikan hubungan (or whatever that is) ini kapanpun saya mau. Namun apa yang terjadi? Selalu saja ada kejadian yang membuat jalan kita bertemu lagi dan membuat segalanya dimulai dari awal lagi. Tiba – tiba saja muncul kejadian – kejadian kecil yang membuat saya harus membuka lagi hubungan dengannya.
Saya seperti disadarkan bahwa ada tangan yang lebih berkuasa yang mengaturnya. Saya semakin mengerti bahwa saya tidak sepenuhnya memiliki kekuatan untuk mengontrol hidup saya. Ada hal - hal yang terjadi diluar kehendak saya, walaupun saya telah memberikan semua usaha agar itu tidak terjadi. Like my best friend used to say "Sh*t happens!"
Lalu apakah saya menyerahkan begitu saja pada takdir Yang Kuasa? Hmm.. Thats not me.. Saya percaya, saya masih punya "priviledge" satu lagi, yaitu dengan berdoa. Menjalin hubungan dengan Yang Kuasa, memudahkan saya untuk belajar menerima dan menjalani hidup dengan ikhlas. Seorang teman pernah berkata, hidup itu seperti lakon wayang. Kita adalah wayang dan sebaiknya kita menjalin hubungan baik dengan dalang. Siapa tau, dalang bersedia mengubah cerita or better, memberi apa yang kita minta..
I am currently in a phase where I am asking, begging, trying and hoping. My (love) life seems like spinning forward, leaving me behind with questions.
Get me out of here please..
Posted at 09:39 pm by penari
Permalink
Dec 31, 2006
Terima Kasih Telah Menemaniku, Sayang
Terima kasih telah menemaniku sayang..
walau kata sayang tak pernah terucap
walau rasa sayang tak pernah menjadi milik kita
Terima kasih telah menemaniku sayang..
Telah mengajarkanku memberi
Menerima
Meniti
Melangkah
Mencari
Menemukan
Menyentuh
Merasa
Menangis
Menikmati
Terima kasih telah menemaniku sayang
Kamu, dengan jalanmu, dan sedikit kenangan
bila jalanmu dan jalanku bersimpangan kembali kelak
kuharap kamu, masih dengan jalanmu dan sedikit kenangan
(untukmu, yang terberi)
Posted at 12:26 pm by penari
Permalink
Sep 14, 2006
It's my birthday (again). Saatnya memasuki umur baru, mengejar mimpi baru, membuat pengalaman baru, belajar hal baru, menjelajah tempat baru dan mencari aku yang baru, yang mungkin selama ini masih terpendam.
The 25th year of Ayu started with a phone call from Ditha, which I didn't quite remember what I said because it was in the middle of the night (sorry Dit, hehe). Then the phone call and sms continued all day. Koko and Eri sms me before subuh (thanks ya guys, untuk mengingat gue early in the morning). Selanjutnya, dalam perjalanan ke kantor, Alia, Yuli, Nincuy, Rian, Anis, Puti dan Feta mengirim ucapan selamat mereka via sms. Iwet adalah orang pertama yang menelpon aku hari itu (sesudah Ditha yang tak bisa kuingat kata – katanya). Dia juga memberi kado pertamaku, yaitu dua tiket "The Magical Journey of Yovie Widianto". Thanks ya Wet.. My cell phone didn't stop ringing after that. Aci, Acha, Dora, Ade dan Dhana kemudian menelpon dan mengobrol cukup lama. Sms juga datang dari Rahmi, Manda, Nuri & Irwan, Icha & Kendi, Mira, Edith, Zachra, Yanuar, Arip, Prama. Semua temanku tersebut memberi ucapan selamat ulang tahun beserta doa yang secara statistik sudah kubuktikan rata – rata tentang jodoh. Kira – kira kenapa ya?? 
Yang cukup membuat sedih adalah ulang tahunku kali ini jatuh pada hari ketiga aku mulai bekerja di HSBC. Sebagai anak baru, apalagi baru hari ketiga, tentu saja tidak ada temanku di kantor yang mengetahui ulang tahunku, memberi selamat atau apapun juga. Yah, tak apalah, semoga tahun depan mereka sudah mengetahuinya (kalau saja aku masih berjodoh dengan HSBC, hehe).
Hari ini ditutup dengan makan malam di Izzi Pizza Mahakam dengan Nincuy dan Ahmad. Sebagai member, aku berhak mendapat gratis satu pizza dan satu es teh di hari ulang tahunku. Yumm.. terima kasih telah berbagi malam ini bersamaku guys..
Hari ini diakhiri dengan renungan sesaatku
Aku telah memilih langkahku yang membuatku menjadi aku
Aku telah melukiskan jejakku seperti juga aku akan menggambar masa depanku
Apa yang telah kulalui tak akan kusesali,
Seperti juga apa yang belum terjadi akan kuhadapi
Doaku, harapku, pada 25 tahunku..
Agar aku menjadi aku yang mengerti aku
Untuk beberapa orang, reminder HP maupun friendster memang ternyata kurang efektif untuk mengingatkan mereka akan tanggal ulang tahunku. Aku masih menerima beberapa sms pada beberapa hari berikutnya. Roland, Kelana, Nina, Regina, Eko dan Mamanya Iwet adalah orang yang belum memaksimalkan penggunaan fitur kalender pada HP mereka (kecuali mamanya Iwet tentunya). Tahun depan, tolong diingat bahwa ulang tahunku adalah tanggal 13 september, bukan tanggal 14, bukan juga tanggal 15...
Satu cuplikan percakapan yang kudengar pada hari ulang tahunku:
M: Ayu ulang tahunnya tanggal sembilan ya?
R: bukan, tanggal 13
M: tanggal 13? Hari ini donk..
R: (mulai terdengar terganggu) Iya, hari ini
M: Ayu siapa sih R?
R: Hmm.. mulai deh, ni perempuan emang paling jago mancing – mancing gue
M: (mulai tertawa) kenapa sih lo? Cerita donk, Ayu siapa sih yang ulang tahun hari ini?
R: AKH!! Gue ngga mau jawab!!
"Terima kasih untuk doanya sahabat. Tetap menemaniku di seperempat abadku ya"
(pesan balasan untuk semua ucapan selamat ulang tahunku)
Posted at 06:57 am by penari
Permalink
Jul 10, 2006
I consider myself very lucky.. Aku mempunyai sahabat - sahabat yang menyayangi aku dan selalu ada untukku. Beberapa hari yang lalu, dalam suatu perjalanan mencari arti kehidupan, aku tersentak diam ketika hidup membenturkanku dalam kegelapan.. Aku terperangkap dalam keadaan dimana aku tak mengerti apa yang sedang terjadi, aku tak kuasa melakukan yang kuinginkan, aku tak mampu menangkap pertanda yang mungkin telah memperingatkanku.. Aku mendadak buta, tidak mampu mengenali arah yang harus kujalani.. Arus perasaan yang selama ini terbendung erat mulai memberontak dan menunjukkan dirinya.. Rasa sedih, pedih, perih menerpaku, tanpa mengetahui alasan dibalik semua itu.. Yang aku tahu hanyalah hidup memutuskan untuk mengajariku suatu langkah pendewasaan.. Namun kepedihan yang dihasilkan telah mengirisku, membutakanku, membuatku membeku. Di tengah kebekuanku, seorang sahabat mengulurkan tangannya untuk menuntunku. Ia menyalakan lentera hatinya dan dengan bantuannya, aku mulai menemukan jalanku. Ia menorehkan kekhawatirannya untukku dan saat membacanya, aku mulai terbangun, mulai menemukan kembali akalku dan mulai menyadari pertemuanku dengan sebuah arti kehidupan. Sahabat mengizinkanku untuk membaginya dengan teman - temanku. Please read & enjoy..
Kali ini, pertanyaan itu kembali terurai
Apa inginmu hingga kau disini?
Jalani resahmu, jalani rindumu, jalani ragumu?
Apa inginmu hingga kau terdiam dan membisu?
Berbicara dengan hati dan pikiranmu
Mencoba temukan jawaban yang telah kau tentukan jawabannya pada awal kita uraikan kisah ini
Apa inginmu hingga kau tak lagi bergerak?
Menahan tangisan itu hingga kau biarkan rasiomu berkuasa dan bertindak
Saat matamu tertutup dan kaujalani jalan itu, tidakkah kau ingat inginmu?
Dan jawaban yang kau temukan saat kau sesaat membeku dengan waktu dan melihat hamparan hidupmu dari jendela mata hatimu?
Apa inginmu hingga kini tak lama ketenangan menghuni jiwamu?
Berhentilah...sejenak...
Berhentilah...dan lihat...
Berhentilah...renungi jalan-jalan itu
Berhentilah...dan tentukan arahmu...
Berhentilah...berhentilah...
Tentukan inginmu...
Kau tahu, takkan kautemukan damaimu saat kau memilih tuk tidak memilih...
Pembicaraan kita malam ini sesaat membuat diriku tercekat...sebegitu dalamnyakah rasa pedihmu hingga kau tak lagi mampu rasakan itu? Akuilah, hadapilah...walau mungkin konsekuensi itu tak mampu kau jalani...namun kau sendiri tahu, takkan tiba damaimu tanpa kau memilih...jalan ini takkan berakhir hari ini tanpa kau yang mengakhiri...saat kau katakan "nanti"...definisi waktu menjadi terlalu abstrak dan batas akhir takkan pernah wujud...kau sendiri tahu jawabmu...kau sendiri tahu inginmu...kini apa langkahmu? Aku disini, rindukan saat kau akhirnya kembali berdiri tegak dan jalani hidupmu dengan pasti...seperti saat kumengenalmu selalu....
Sepertinya sudah tiba waktuku untuk menikmati badai dari angin yang kutanam, menikmati gelap seiring dengan redupnya lilin yang menetesiku dengan panasnya, menikmati rasa takut atas keberanian yang kulepaskan, menikmati perih atas permainan yang kulakukan..
"Berat banget malam ini buat gue. di satu sisi gue ingin rasa ngga enak ini segera berakhir, namun di sisi lain, gue ngga ingin berpisah dan kehilangan" (sms dariku untuk sahabatku)
if you want to meet the author, please visit http://leonaprafidya.blogs.friendster.com/leona_prafidya_blog/ dan sampaikan salamku untuknya..
Posted at 10:13 pm by penari
Permalink
Apr 27, 2006
A: So, are you gay or not?
R: Tidak, aku tidak gay, sekarang..
A: Oh, jadi kamu masih membuka kesempatan?
R: Iya, masa depan siapa yang tau. Sekarang aku ngga gay, tapi aku belum tau ke depannya
A: Ada banyak loh cowok yang bisa bilang dia tidak gay, sekarang maupun nanti
R: Aku mau ngingetin kamu Yu, hati – hati sama laki – laki..
A: Wah, jarang – jarang aku dapet kalimat itu dari laki – laki
R: Banyak temen aku yang sudah kawin dan punya anak dua, ternyata gay..
A: Aku setuju bahwa gay itu pilihan. Jadi memang harus hati – hati
(karena sama – sama terdiam, A berganti topik pembicaraan)
A: Aku sms kamu ngga sih waktu aku berangkat haji kemarin?
R: Kamu sms aku pas udah di depan ka'bah dan bilang kalo kamu keinget sama mamaku, setelah baca smsmu, aku terdiam
A: Kenapa terdiam?
R: Ngga apa – apa, orang boleh punya alasan sendiri – sendiri kan?
A: Boleh, tapi orang lain boleh tau alasannya kan?
R: Nah, kalo itu ngga boleh...
(setelah terdiam sesaat)
R: Suatu saat nanti kamu akan tau kok Yu
A: Tau apa? Apakah kamu gay atau ngga?
R: Iya, dan aku janji, kamu akan tau dari mulut aku sendiri, bukan dari orang lain
A: Suatu saat nanti? Kenapa ngga sekarang aja?
R: Karena saat ini aku belum menentukan sikap.. tapi saat aku sudah menentukan sikap, aku akan kasih tau kamu langsung
A: Aduh, aku merasa tersanjung jadi orang yang kamu kasih tau langsung (dengan nada sarkasme)
R: Tersanjung berapa???
.. diatas adalah cuplikan pembicaraan antara dua orang sahabat
.. bila ada kesamaan nama dan tempat, hal tersebut memang benar adanya
Posted at 04:25 pm by penari
Permalink
Mar 27, 2006
Sampai mati Diriku akan tetap setia menanti Untuk satu kata.. Cintamu
Sesungguhnya.. Rela kulepaskan segala yang ada Demi sesaat.. bersamamu..
Dan, andaikan saja.. Aku berani.. bicara cinta Terlalu lama.. Lelah ku memendam Ingin ungkapkan semua rasa..
Meski tanpa.. akhir yang terindah
(Bicara Cinta - Ruth Sahanaya)
Posted at 09:36 pm by penari
Permalink
Feb 23, 2006
January Start the new year by staying at Jakarta, busy with my postgraduate assignment Didn't have time to go anywhere..
February Bandung with Irwan, Sofie & Boni. Bisa dibilang wisata kuliner, karena disana kerjaannya cuma makan doank!! Mencoba banyak jajanan baru.. Ngopi di Rumah Kopi, sate kambing di warung pak Gino, makan sambel paling asoy di Ampera depan stasiun KA, The Valley ditraktir mamanya Irwan (Makasih tante.. ), batagor, es krim duren, brownies dan pastikan bawa pulang telur asin!! yumm.. Sampe Jakarta, seneng berat, kenyang berat dan tambah berat..
March Bandung with family - Cigondewa. Berangkatnya mendadak, baru punya rencana pagi dan langsung cabut.. Cari tempat untuk membuat buku ngaji 1000 harinya eyang putri. Lalu, beli kain di Cigondewa.. Disana, kainnya murah banget.. Bahkan ada yang dijual per kilo (bukan per meter seperti selayaknya kain..). Seru banget belanjanya. Aku beli kain brokat untuk kebaya, jeans 5 kg (banyak banget deh jadinya..), sama beberapa kain untuk celana dan rok. Pulang dari Cigondewa, lunch, ke FO (tapi udah ngga pingin, karena udah puas sama kainnya) trus pulang deh..
Learn Somethin' new on this trip: Tempat beli kain paling asoy = Cigondewa!!
April Penangkaran rusa with Koko, Pia, Ade dan Roland. Ceritanya adalah cerita pertama di blog ini. Second destination : Singapore with dad & Tika. Cukup menarik, tapi ngga ada yang bener - bener spektakuler. Standar.. Not as emotional as I predicted
May Bali with family. Stayed at Conrad - Tanjung Benoa. Had fun all the time with my sisters, dinner at Jimbaran, its all written in this blog.
June Padang with mom & dad. Menikmati kelezatan makanan Padang, The Best Culinary Trip of The Year!! Second trip: Anyer with Pak Wero, Bu Umi, Karin, Kintan, Roland, Edith. Had a family-ish fun..
July Solo with family. Beli benda - benda aneh seperti jamu yang sampe tahun 2006 belum pernah diminum (hehe). Naik becak, muter - muter alun - alun kota, tentu saja selalu dikira putri solo tulen dan diajak bicara bahasa Jawa (padahal cuma ngerti dikit doank, hehe) Jawa karbitan, gini neh.. Satu hal yang ngga kesampean di Solo : lulur.. kenapa ya susah banget cari tempat lulur di Solo?? Any suggestion?
August Puncak dan Kawah putih with Koko, Roland, Ade. Again, ceritanya ada di blog ini. Perjalanan yang isinya ketawa - tawa dan foto - foto. Seru banget!! Mungkin ngga ya kita bisa se-seru ini lagi guys??
September My Birthday month.. Bandung with family, The Worst Journey of The Year because I lost my cellphone.. 10 days before my birthday.. Very sad.. dihibur sama Prabu, dinner di BSM. Miss my cellphone 
October Ubud readers and writers festival.. Perjalanan ini mengubah pandanganku tentang beberapa teman. Perjalanan ini juga mengajarkan aku untuk lebih dewasa, menuntutku untuk lebih mampu bertoleransi dan menahan diri. Aku menganggap semua itu adalah hikmah bulan Ramadhan yang harus kupelajari di Bali.. The Most Emotional Trip of The Year
November Pangandaran, Hongkong dan Singapore. Setiap weekend di bulan November, aku tidak pernah ada di rumah. Weekdays, sibuk dengan kuliah dan kerja. Tiga weekend pergi ke luar kota. Hasilnya, perjalanan ke Pangandaran, Hongkong dan Singapore tidak sempat dipublikasikan disini.. Hanya sedikit perasaanku selama perjalanan itu yang sempat muncul di beberapa artikel.
Aku pergi ke Pangandaran bersama tiga orang teman. Dua diantaranya menjalin hubungan kekasih.. Tim awal seharusnya enam orang, dan ketika dua orang mengundurkan diri pada detik terakhir, hati keciku sebenarnya juga enggan untuk pergi.. Tapi demi janji yang telah terucap, aku tetap memutuskan untuk pergi. Namun ternyata, aku memang seharusnya mengikuti kata hati kecilku. Aku banyak bermain dengan perasaan dalam perjalanan ini. Sebenarnya perjalanan ini cukup seru. Aku menyetir dari Jakarta melewati Nagrek jam 1 pagi!! Prestasi banget buat aku!! Menikmati pemandangan lembah dan hutan dari atas perahu di Green Canyon.. Main ombak di laut, naik sepeda berkeliling kota Pangandaran, menikmati sunset dengan es kelapa muda (My fav part..)..
Still, I can't say that this is the best journey.. Its not about the journey that makes it worse, its about me and a journey to my heart.
Hongkong with my dad. Berpetualang sendirian menyusuri kota Hongkong, karena papa seminar. Seru banget, menguji nyali sendiri untuk mampu menjelajah semua tempat, walaupun tidak mengerti sama sekali dengan bahasanya. Keliaran di gang - gang kecil kota Hongkong untuk mencari objek foto menarik, mencoba menawar barang dengan bahasa Tarzan untuk mendapat oleh - oleh bagi seorang sahabat (dan dimarah - marahin sama yang jual, untung ngga ngerti, hehe), mencoba berbagai makanan seru. Proud of myself of being able to fight my fear and discover loads of new things
Singapore for Uwi's birthday party.. belanja! (apalagi sih yang bisa dilakukan di Singapore??) Main sama Mesya dan Bimo.
Learn something New through the trip: the wonderful life of stewardess
December Bulan ini diakhiri dengan kepergianku ke tanah suci.. The Most Amazing Journey Ever!! Full of spiritual experiences. Perjalanan melintasi gurun pasir yang mengingatkanku akan buku Sang Alkemis, bisa melihat dan berdoa di depan Ka'bah yang selama ini hanya ada di bayangan, merasakan kebesaran sang Kuasa.. Belajar banyak banget dari naik haji ini. Aku kembali diingatkan bahwa manusia itu tidak berarti apapun di hadapan sang Kuasa, manusia itu kecil..
Aku juga banyak berpikir dan berdoa (tentu saja..) tentang aku dan hidupku di tahun 2005. Banyak kesalahan yang aku perbuat, banyak jalan yang salah aku ambil, banyak cinta yang terbuang sia - sia..
My travel flashback diakhiri dengan harapan untuk jadi lebih baik di tahun 2006.. dan tentu saja lebih sering jalan - jalan
Happy Belated New Year!!
Posted at 06:02 am by penari
Permalink
Jan 21, 2006
Jangan berhenti mencintaiku Meski mentari, berhenti bersinar jangan berubah sedikitpun...
(i dont know why, tapi lagu ini keeps popping out on my mind selama aku haji, diantara dzikir dan doa - doa lainnya..)
Posted at 12:30 am by penari
Permalink
Nov 28, 2005
Setiap aku bicara bahwa aku akan pergi ke Hongkong, semua orang menyarankan aku untuk berbelanja. Market - market di Hongkong dikenal punya barang sekualitas Mangga dua dengan harga yang lebih murah. Dengan bekal peta jalanan dan (tentu saja) sedikit uang hasil malakin bokap, aku menjelajahi kota Hongkong untuk mencari market sendirian pada hari pertama.
Apa yang terjadi, aku hanya pulang membawa 5 gantungan HP ngga jelas dan beberapa pernak - pernik dari batu jade. Kenapa? Pengalamanku berbelanja di Hongkong kemarin membuktikan bahwa, kalau tidak bisa berbahasa Cina (didukung dengan tampang Jawa), maka hongkong tidak semurah yang dikatakan orang - orang. Aku banyak sekali membuat kesalahan dan akhirnya menyerah untuk berbelanja, karena aku dan si tukang jualan tidak saling mengerti. Kita tidak bicara menggunakan bahasa yang sama. Sebagai contoh, ketika aku membeli gantungan HP, dalam sign tertulis 5 - $10. Jadi aku bertanya "is it $10 for 5?" sembari menunjuk bendanya. Si penjual (nenek - nenek) mengangguk penuh semangat. Aku memilih 5 dan memberikan uang $100. Tapi kembalian yang diberikan hanya $75, ternyata harganya bukan $10 namun $5 untuk satu benda. Si penjual berusaha menjelaskan dengan bahasanya dan aku berusaha membantah dengan bahasaku. Ngga nyambung, udah jelas! Akhirnya aku yang menyerah dan pergi.
Masalah yang terjadi antara kita berdua adalah masalah bahasa. Kita tidak bicara menggunakan bahasa yang sama, sehingga maksud yang ingin disampaikan tidak berhasil. Sebenarnya, hal ini bahkan sering terjadi pada orang yang berbicara dengan bahasa yang sama. Ngga perlu diberikan contoh lagi kan tentang kejadian yang disebabkan oleh kesalahpahaman.. Dari mulai tawuran, sampai perang pernah terjadi, hanya karena kesalahpahaman. Kenapa dua kekasih bisa memutuskan untuk tidak berhubungan lagi? Karena yang satu gagal untuk mengerti yang lain..
Apa yang bisa aku ambil dari pengalaman HK itu? Bicaralah dengan jelas.. Ungkapkan apa yang ingin diutarakan dengan bahasa yang dapat dimengerti lawan bicara. Karena yang ada dalam pikiran kita sudah pasti berbeda dengan apa yang ada dalam pikiran orang lain, sehingga yang tersirat belum tentu disuratkan sama pada semua orang. Berusahalah untuk melihat dari beberapa pandangan, karena yang disuratkan dalam pikiran kita, belum tentu merupakan arti dari yang tersirat.
But a girl's gotta do what a girl's gotta do! Besoknya, aku tetap menjelajahi market - market kota Hongkong dan berhasil berbelanja :)
Uwi's condo
Tampines, Singapore..
PS: Happy Birthday Uwi!!
Posted at 11:05 am by penari
Permalink
Nov 27, 2005
dari Hongkong menuju Singapore
Lagi - lagi gue terdampar di airport sendirian, kali ini dari Hongkong (man, apa ya nama airportnya? malu - maluin deh..) menuju Singapore (kalo ini gue tau, Changi kan??)
Ada banyak banget cerita tentang Hongkong yang pingin ditulis disini, tapi ngga bakal sempet.. (secara juga internet-an-nya sambil berdiri, udah mulai pegel neh).. dan gue mendengar pesawat gue dipanggil..
Hmm.. kangen Jakarta
Posted at 06:20 am by penari
Permalink
|